Program Studi Pendidikan Sejarah UMPalembang

Loading

img not found!

Seminar Kolaboratif Pendidikan Sejarah UNY dan UM Palembang Perkuat Identitas Bangsa Melalui Sejarah dan Budaya Lokal

Yogyakarta, 31 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Palembang menyelenggarakan Seminar Kolaboratif bertajuk “Sejarah dan Budaya Lokal sebagai Pilar Identitas Indonesia” pada Jumat (31/7) di Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama akademik antara kedua program studi dalam memperkuat jejaring keilmuan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya sejarah dan budaya lokal sebagai fondasi identitas bangsa.

Seminar diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta, Dr. Danu Eko Agustinova, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kolaborasi akademik antarperguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperkaya wawasan keilmuan mahasiswa sekaligus memperkuat peran pendidikan sejarah dalam membangun karakter kebangsaan. Menurutnya, sejarah tidak hanya dipahami sebagai peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi sarana membentuk identitas dan nilai-nilai yang relevan dalam menghadapi tantangan masa kini.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Apriana, M.Hum. Beliau mengapresiasi terjalinnya kerja sama antara kedua program studi sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai kekayaan sejarah dan budaya lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Seminar menghadirkan dua narasumber dari institusi mitra. Dheny Wiratmoko, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta, memaparkan materi mengenai sejarah Yogyakarta sebagai salah satu pusat perkembangan budaya, pendidikan, dan perjuangan bangsa Indonesia. Melalui paparannya, peserta diajak memahami perjalanan sejarah Yogyakarta beserta nilai-nilai budaya yang tetap hidup dan menjadi bagian penting dalam pembentukan identitas masyarakat hingga saat ini.

Sementara itu, Dr. Yuliarni, S.Pd., M.Hum., dosen Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Palembang, menyampaikan materi mengenai sejarah Palembang sebagai salah satu kota tertua di Indonesia yang memiliki peran penting dalam perkembangan peradaban Nusantara. Dalam pemaparannya, beliau juga memperkenalkan Tanjak Palembang sebagai salah satu warisan budaya Melayu yang mengandung nilai filosofis, simbol kepemimpinan, kehormatan, dan identitas masyarakat Palembang. Melalui kajian sejarah dan budaya tersebut, peserta diajak memahami bahwa keberagaman budaya lokal merupakan kekuatan yang membentuk identitas Indonesia sebagai bangsa yang majemuk.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Palembang. Melalui penyelenggaraan seminar kolaboratif ini, Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta dan Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Palembang berharap dapat terus memperkuat sinergi kelembagaan melalui berbagai kegiatan akademik yang berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengembangan jejaring akademik, serta penguatan komitmen bersama dalam melestarikan sejarah dan budaya lokal sebagai pilar identitas Indonesia.

Semangat kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran sejarah, memperkuat karakter kebangsaan, serta menyiapkan generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga bangga terhadap warisan sejarah dan budaya bangsa. (Y)

Roadshow, Talkshow dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Salam Historia!

Selasa, 11 April 2023, Program studi Pendidikan Sejarah FKIP UM Palembang mengadakan kegiatan Roadshow, Talkshow dan Pengabdian kepada masyarakat, bertempat di Anjungan Rumah Adat Sumatera Selatan yang berada di kawasan Dekranasda Jakabaring Palembang. Kegiatan ini merupakan implementasi kerjasama antara Prodi Pendidikan Sejarah UM Palembang dengan Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan praktik sekaligus refleksi dari beberapa matakuliah yang ada pada kurikulum Prodi yang berjalan. Beberapa matakuliah penunjang yang diimplementasikan pada kegiatan ini adalah matakuliah English for tourism, Sejarah dan Pariwisata, Studi Objek Sejarah dan kewirausahaan khususnya di bidang pariwisata.

Tema Talkshow pada kegiatan ini adalah Pariwisata dan Sejarah Lokal: Potensi Pengembangan Jiwa Enterpreneur Generasi Muda di Masa Depan. Sementara tema kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dibawakan adalah tentang Sosialisasi Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal Sebagai potensi Wisata Daerah di Era Society 5.0. Kedua tema ini memiliki keterkaitan satu sama lain, pemilihan tema ini juga tepat untuk mendukung softskill mahasiswa serta kaitannya dengan salah satu profil lulusan mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah FKIP UM Palembang yaitu menjadi Pemandu Wisata.

Foto bersama Dr. Hudaidah, M.Pd.

Pemateri pada kegiatan talkshow ini didatangkan dari Universitas Sriwijaya Dr, Hudaidah, M.Pd. Sementara peserta yang hadir pada acara ini terdiri dari para dosen prodi Pendidikan Sejarah FKIP UM Palembang dan para mahasiswa FKIP UM Palembang. Materi yang disampaikan sangat menarik, sehingga para peserta yang hadir khususnya mahasiswa sangat antusias mengikuti talkshow interaktif ini. Dalam kesempatan ini Dr. Hudaidah menyampaikan bahwa “ada empat elemen yang seharusnya bertugas untuk melestarikan tinggalan sejarah sebagai aset pariwisata, yaitu pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan dan komunitas terkait”. Kemudian Dr. Hudaidah menambahkan “sehubungan dengan upaya membangun jiwa enterpreneur di bidang pariwisata bagi generasi muda, ada hal terpenting yang harus diutamakan yaitu awareness”. Salah satu upaya untuk membangun jiwa enterpreneur itu sendiri adalah dengan membangun brand image. Tidak sampai disitu saja, selanjutnya brand image ini perlu dipromosikan atau disosialisasikan agar orang-orang tau dengan produk kita, imbuhnya.

Melalui serangkaian kegiatan ini, Dr. Apriana, M.Hum selaku Ketua Prodi Pendidikan Sejarah di FKIP UM Palembang berharap dapat meningkatkan kecintaan para mahasiswa terhadap tinggalan sejarah dan budaya khususnya di Sumatera Selatan dan agar para mahasiswa dapat menjadi agen pelestari di masa kini dan masa depan. (Yulia)

Kegiatan Baksos dan Bagi Takjil Pendidikan Sejarah

Salam historia!
Tanggal 9 April 2023, prodi pendidikan sejarah FKIP UM Palembang melalui mahasiswa HMPS mengadakan kegiatan rutin bulan puasa yaitu bantuan sosial (Baksos) ke panti asuhan dan bagi-bagi takjil di kawasan lampu merah Jakabaring Palembang. Kegiatan sehari untuk dua kegiatan ini disambut dengan baik oleh ketua prodi pendidikan sejarah Dr. Apriana, M.Hum. Menurutnya, kegiatan berbagi ini adalah kegiatan yang sederhana namun akan bermanfaat bagi orang lain. Beliau pun mengajak anak-anak HMPS untuk sentiasa ikhlas dalam melaksanakan kegiatan ini agar dapat menjadi pahala dan mendapat keberkahan baik bagi pribadi masing-masing maupun bagi program studi.


Kegiatan yang pertama dilakukan adalah bantuan sosial ke panti asuhan yang tidak jauh dari kampus Muhammadiyah Palembang. Setelah dari panti asuhan, para mahasiswa turun ke jalan untuk membagian takjil bagi para pengendara motor yang lewat dan juga para pejalan kaki. Setelah itu, sebagai kegiatan penutup mahasiswa mengadakan buka puasa bersama di salah satu masjid terdekat. Mereka menilai kegiatan ini selain dapat berbagi kepada sesama, namun juga dapat meningkatkan silaturahmi lintas angkatan yang ada di prodi Pendidikan Sejarah FKIP UM Palembang. (Yulia)

Dosen sejarah UM Palembang menjadi peserta terbaik pelatihan TOT

Dosen sejarah UM Palembang menjadi peserta terbaik pelatihan TOT

salam historia……

Beberapa waktu lalu,  terhitung sejak tanggal 6 hingga 16 Maret 2018, pihak permprov.  Khususnya Lembaga Kesbangpol Sum-Sel menggelar acara pelatihan Pelatihan untuk Pelatih(Taining of Trainers/TOT) Nilai-nilai Kebangsaan Bagi Dosen, Guru dan Widyaiswara di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2018. Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari tersebut diadakan di Novotel di Palembang.

Read More