Yudisium Ke-80 FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang: Empat Program Studi Raih Akreditasi Unggul, Lulusan Siap Bersaing di Era Digital
Palembang, 10 Juni 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menorehkan langkah penting dalam mencetak tenaga pendidik profesional melalui pelaksanaan Yudisium Ke-80 Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Prof. Djakfar Murod Lantai 2, Rabu (10/6/2026), menjadi momentum pelepasan 78 lulusan baru yang siap mengabdikan diri di dunia pendidikan dan berbagai sektor profesional.
Prosesi yudisium berlangsung khidmat dengan dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., anggota Senat Fakultas, jajaran Wakil Dekan, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, serta para peserta yudisium beserta keluarga.
Sebanyak 78 lulusan mengikuti Yudisium Ke-80 yang berasal dari enam program studi, yakni Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 2 lulusan, Pendidikan Sejarah 6 lulusan, Administrasi Pendidikan 13 lulusan, Pendidikan Biologi 13 lulusan, Pendidikan Bahasa Inggris 20 lulusan, serta Pendidikan Bahasa Indonesia 24 lulusan.
Pada kesempatan tersebut, FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang juga memberikan penghargaan kepada para lulusan terbaik yang berhasil meraih prestasi akademik membanggakan. Alumni terbaik diraih oleh Endang Puji Astuti dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98. Sementara itu, Siti Hodijah dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia memperoleh IPK 3,97, Clara Alicia Paradiska dari Pendidikan Sejarah meraih IPK 3,94, Yuniar Pratiwi dari Administrasi Pendidikan memperoleh IPK 3,92, serta Wahyu Wulandari dari Pendidikan Biologi juga meraih IPK 3,92.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Indawan Syahri, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang sarjana.
Menurutnya, keberhasilan para lulusan merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan dukungan berbagai pihak, mulai dari keluarga, dosen, hingga lingkungan akademik yang terus mendorong terciptanya budaya belajar yang berkualitas.
“Atas nama pimpinan fakultas, saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium. Semoga ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang dapat menjadi bekal untuk berkarya, mengabdi kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan Indonesia,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Indawan juga memaparkan berbagai capaian strategis yang berhasil diraih FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang dalam beberapa tahun terakhir. Dari sisi sumber daya manusia, FKIP kini diperkuat oleh 76 dosen tetap, yang terdiri atas 2 guru besar, 13 lektor kepala, 13 dosen bergelar doktor, serta 7 dosen yang sedang menempuh pendidikan doktoral. Peningkatan kualitas dosen tersebut menjadi salah satu fondasi utama dalam menjaga mutu pendidikan dan pengembangan riset di lingkungan fakultas.
Prestasi kelembagaan FKIP juga terus menunjukkan tren positif. Hingga tahun 2026, empat program studi berhasil meraih akreditasi Unggul, yakni Program Studi Administrasi Pendidikan, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Bahasa Inggris. Sementara itu, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, serta Program Profesi Guru (PPG) berhasil memperoleh predikat akreditasi Baik Sekali.
Penguatan budaya akademik turut didukung oleh keberadaan enam jurnal ilmiah terakreditasi SINTA yang menjadi wadah publikasi hasil penelitian dosen maupun mahasiswa. Keberadaan jurnal-jurnal tersebut menjadi bukti komitmen FKIP dalam meningkatkan produktivitas riset sekaligus memperkuat kontribusi akademik di tingkat nasional.
Selain capaian di bidang akreditasi, berbagai prestasi dosen dan mahasiswa juga terus mengalami peningkatan. Prestasi tersebut meliputi publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional bereputasi, keberhasilan memperoleh hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga keterlibatan mahasiswa dalam berbagai program internasional, kompetisi tingkat nasional, serta kegiatan pertukaran akademik yang semakin memperluas wawasan global sivitas akademika.
Prof. Indawan menegaskan bahwa seluruh pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang berkualitas.
“FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang terus berkomitmen mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang bermakna serta berdampak bagi masyarakat, dengan mengintegrasikan nilai keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan sesuai semangat Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah,” katanya.
Ia juga mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi melalui Program Profesi Guru (PPG). Menurutnya, PPG menjadi jalur strategis dalam mencetak guru profesional yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sesuai standar nasional pendidikan.
Saat ini, FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang telah dipercaya menyelenggarakan Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan maupun Prajabatan untuk lima bidang studi, yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Sejarah. Keberadaan program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata FKIP dalam mendukung peningkatan kualitas guru di Indonesia.
Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., mengingatkan para lulusan FKIP agar senantiasa mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat. Menurutnya, transformasi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan, sehingga guru masa kini dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.
Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi pendidikan menjadi salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki oleh lulusan FKIP agar mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. Guru dituntut mampu menciptakan pembelajaran yang interaktif, kreatif, inovatif, sekaligus relevan dengan karakteristik peserta didik di era digital.
“Alumni FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang harus adaptif terhadap perkembangan teknologi saat ini. Jadilah guru yang mampu mengedepankan digitalisasi dalam metode pembelajaran, memanfaatkan berbagai platform dan teknologi pendidikan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Guru yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman akan menjadi bagian penting dalam mencetak generasi unggul Indonesia di masa depan,” tegasnya.
Menurut Dr. Eko, kemajuan teknologi bukan lagi menjadi tantangan yang harus dihindari, melainkan peluang yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Oleh sebab itu, para lulusan diharapkan terus mengembangkan kompetensi digital melalui berbagai pelatihan, pendidikan lanjutan, maupun pengalaman profesional sehingga mampu menjadi pendidik yang inovatif dan kompetitif.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan, Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., berpesan kepada seluruh peserta yudisium agar senantiasa menjaga nama baik almamater serta menjadikan identitas sebagai lulusan Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai kebanggaan sekaligus tanggung jawab moral di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Saudara harus bangga menjadi alumni dan bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Palembang. Almamater ini telah membekali Saudara dengan ilmu pengetahuan, nilai-nilai Islam, dan semangat Muhammadiyah. Karena itu, tunjukkan integritas, profesionalisme, dan akhlak yang baik di mana pun Saudara berada agar dapat menjadi representasi terbaik Universitas Muhammadiyah Palembang di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ridwan menambahkan bahwa alumni merupakan aset strategis bagi kemajuan perguruan tinggi. Kiprah para lulusan di dunia kerja maupun di tengah masyarakat akan menjadi cerminan kualitas pendidikan yang diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Palembang. Oleh karena itu, ia berharap para alumni senantiasa menjaga hubungan baik dengan almamater serta aktif berkontribusi dalam mendukung pengembangan institusi.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan alumni akan memperkuat jejaring akademik, memperluas peluang kolaborasi, serta meningkatkan kontribusi Universitas Muhammadiyah Palembang dalam pembangunan daerah maupun nasional. Ia juga mengajak para lulusan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Islam berkemajuan dan semangat Muhammadiyah dalam setiap profesi yang dijalani.
Dengan berakhirnya Prosesi Yudisium Ke-80 Tahun Akademik 2025/2026, sebanyak 78 lulusan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang resmi menyandang gelar sarjana pendidikan. Berbekal kompetensi akademik, karakter Islami, kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, serta dukungan kualitas institusi yang terus meningkat, para lulusan diharapkan mampu menjadi pendidik profesional yang inovatif, berintegritas, dan berdaya saing global. Sejalan dengan tema yang diusung, lulusan FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang diharapkan siap menjadi bagian dari transformasi pendidikan Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan karakter, dan semangat pengabdian kepada masyarakat demi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.











